Jalanan berliku masih terhalang
Oleh kabut sukma yang menerjang
Merayap mencari jejek terang
Luput rasaLuput asa
Meracau dunia
Tertunduk kasta
Bukan harga
Bahkan tahta
Hanya cinta
Aku dia
Hujan luntur membasuh luka
Seakan kemarau tak mau melanda
Kan kupilih kemarau
Jika hujan meracau
Menapaki liku nan terjal
Berharap 'kan tiba waktu ajal