Ketika sukma merajai dunia, kau pun enyah berbayang temaram.
Seuntai kata kadang menusuk palung jiwa.
Laksana raksa mengalir menyusup bilik-bilik rizhoma.
Menghancur raga melebur indra.
Kata bertemu kasta;
Berbeda namun ratta.
Saat jiwa bertemu harga, kuasa dunia hanya fana.
Namun seuntai kata tak mampu meluruskan rasa.
Apakah jiwa terlepas raga baru kau akan merasa?
Biarlah rasa akan bahagia.
Kamar Sastra, 3 April 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar